Senin, 18 Oktober 2010

PEMAKZULAN PRESIDEN ?

Jakarta :
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufiq Kiemas menegaskan, pimpinan MPR tidak bicara soal wacana pemakzulan dalam pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
“Tidak mungkin saya bicarakan itu dalam pertemuan yang lalu,” ujar Taufiq dalam konferensi pers usai pertemuan pimpinan MPR dengan Presiden Yudhoyono di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Menurut dia, tujuan kedatangan pimpinan MPR kepada Presiden hanya untuk menyampaikan agenda paripurna MPR. yaitu membahas dan mengesahkan tata tertib MPR yang sudah harus selesai enam bulan sejak pimpinan MPR periode 2009-2014 dilantik.

MPR juga mengajak pemerintah untuk menyosialisasikan empat pilar berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Taufiq dalam konferensi pers justru menyampaikan pandangan pribadinya bahwa ia tidak setuju dengan pemakzulan.
“Saya pemakzulan belum bisa terima secara pribadi. Buat saya, semua kemahalan dan kepedihan saja,” ujarnya.
Menurut suami Megawati Soekarnoputri itu, tidak ada satu pun fraksi di DPR bicara soal pemakzulan dalam kesimpulan akhir panitia khusus hak angket Bank Century.
Taufiq mengatakan, lembaga eksekutif sebaiknya tidak mencampuri wewenang lembaga yudikatif dalam persoalan Bank Century. Pada saat selesai acara paripurna tersebut, ditanya soal kasus century yang berkaitan dengan pemakzulan presiden Menurut azam khan SH(ADVOKAT) mengatakan bahwa pemakzulan terhadap presiden bisa saja terjadi karena adanya tindak pidana koropsi misalnya ada indikasi sang presiden terlibat pidana korupsi apalagi yang sekarang ramai dibicarakan tentang kasus century, hal ini saya pikir KPK harus berani membongkar keterlibatan para petinggi Negara, saya berharap mudah-mudahan kepemimpinan baru KPK ini bisa membongkar kebusukan oknum ataupun siapapun penguasa yang terlibat dalam tindak kebusukan keuangan Negara hingga merugikan Negara 6,7 Triliun.
Rakyat sudah lelelah dengan kongkalikong kebohongan yang selalu menjadi anekdot pencittraan.
(Azm)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SILAKAN KOMENTAR KRITIK DAN SARAN ANDA

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

VIDEO

ENTER-TAB1-CONTENT-HERE

RECENT POSTS

ENTER-TAB2-CONTENT-HERE

POPULAR POSTS

ENTER-TAB3-CONTENT-HERE
 

FAJAR NUSANTARA Copyright © 2010 tim-redaksi is Designed by abud_talang